Senin, 13 Mei 2013

TANDA-TANDA KEHAMILAN DAN PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK KEHAMILAN


Untuk dapat menegakkan kehamilan ditetapkan dengan melakukan penilaian terhdapa beberapa tanda dan gejala yang  melibatkan perubahan fisik maupun emosional dari ibu serta perubahan sosial.
tanda-tanda kehamilan terbagi menjadi 3 yaitu :
a. tanda dugaan/ tidak pasti
b. tanda kemungkinan
c. tanda pasti
Berikut masing-masing penjelasannya
a.  Tanda-tanda dugaan hamil
1).   Amenorea (tidak mendapat haid). Gejala ini sangat penting karena umunnya wanita hamil tidak dapat haid lagi. Penting diketahui tanggal hari pertama haid terakhir, supaya dapat ditentukan tuanya  kehamilan dan bila persalinan diperkirakan akan terjadi.
2).   Mual dan muntah. Pengaruh esterogen dan progesteron menyebabkan pengeluaran asam lambung yang berlebihan, umumnya terjadi pada bulan-bulan pertama kehamilan, keadaan ini sering terjadi pada pagi hari tetapi tidak selalu dan keadaan ini disebut ”morning sickness”. Dalam batas-batas tertentu keadaan ini masih fisiologis, tetapi bila terlalu sering dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang biasa disebut hiperemesis gravidarum.
3).   Ngidam. Wanita sering menginginkan makanan tertentu, keinginan yang demikian disebut ngidam.
4).   Sinkope atau pingsan. Terjadinya gangguan sirkulasi darah kepala (sentral) menyebabkan iskemia susunan saraf pusat dan menimbulkan sinkop atau pingsan. Keadaan ini menghilang setelah usia kehamilan 116 minggu.        
5).   Sering kencing. Keadaan ini terjadi pada kehamilan bulan-bulan pertama disebabkan uterus yang membesar menekan pada kandung kemih, gejala ini akan hilang pada trimester kedua kehamilan. Pada akhir kehamilan gejala ini akan kembali terjadi karena kandung kemih ditekan oleh kepala janin.
6).   Mammae membesar, tegang dan sedikit nyeri. Disebabkan oleh pengaruh estrogen dan progesteron yang merangsang duktus dan alveoli payudara. Kelenjar Montgomery terlihat lebih membesar, menimbulkan deposit lemak, air, dan garam  pada payudara. Ujung saraf  tertekan menyebabkan rasa sakit terutama pada hamil pertama.
7).  Striae dan hiperpigmentasi kulit. Keluarnya melanophore stimulating hormone hipofise anterior menyebabkan pigmentasi kulit di sekitar pipi, hidung dan dahi tampak deposit pigmen yang berlebihan yang dikenal dengan cloasma gravidarum. Areola mammae menghitam. Pada linea alba tampak menjadi lebih hitam.
8).   Obstipasi terjadi karena pengaruh hormon progesteron dapat menghambat peristaltik usus, menyebabkan kesulitan untuk buang air besar.
9).   Epulis adalah suatu hipertrofi papilla gingivae. Sering terjadi pada triwulan pertama
10). Varises atau penampakan pembuluh darah. Sering dijumpai pada triwulan terakhir. Didapat pada daerah genetalia eksterna, fossa poplitea, kaki dan betis. Pada multigravida kadang-kadang varises ditemukan pada kehamilan yang terdahulu, timbul kembali pada triwulan pertama.
b.    Tanda-tanda kemungkinan hamil
1)    Rahim membesar, sesuai dengan tuanya hamil.
2)    Pada pemeriksaan dalam dijumpai tanda :
        Tanda hegar
Dengan meletakkan 2 jari pada forniks posterior dan tangan lain di dinding perut diatas simpisis pubis, maka terasa korpus uteri seakan-akan terpisah dengan serviks ( istmus sangat lembek pada kehamilan).  Pada kehamilan 6 – 8 minggu dengan pemeriksaan bimanual sudah dapat diketahui tanda hegar ini.
Tanda piskacek
Tanda piskacek adalah suatu pembesaran uterus yang tidak rata hingga menonjol jelas kejurusan uterus yang membesar (uterus dalam keadaan hamil tumbuh cepat pada tempat implantasinya).
Tanda Braxton hicks
Uterus pada saat hamil bila dirangsang mudah berkontraksi. Kontraksi yang tidak teratur tanpa nyeri disebut kontraksi Braxton Hicks. Adanya kontraksi Braxton Hicks ini menunjukkan bahwa kehamilan bukan kehamilan ektopik.
Tanda ballotement
Pada kehamilan muda (kira-kira 20 minggu) air ketuban jauh lebih banyak sehingga dengan menggoyangkan uterus ditekan maka janin akan melenting dalam uterus, keadaan inilah yang disebut dengan ballottement.
Tanda Chadwick
warna selaput lendir vulva dan vagina menjadi ungu.
3)    Pemeriksaan tes biologis kehamilan positif, tetapi sebagian kemungkinan positif palsu.
c.    Tanda-tanda pasti kehamilan 
1).   Gerakan janin dalam rahim
a)    Terlihat atau teraba gerakan janin
b)    Teraba bagian-bagian janin
2).   Denyut jantung janin
a).   Didengar dengan stetoskop laenec, alat kardiotokografi, alat dopler.
b).  Dilihat dengan ultrasonografi.
c).   Pemeriksaan dengan alat canggih, yaitu rontgen untuk melihat kerangka janin, ultrasonografi.
            Untuk membantu membuat diagnosa kehamilan sedini-dininya dapat dilakukan beberapa pemeriksaan berdasarkan adanya khoriogonadotropin (human chorionic gonadotropin = HCG) yang dihasilkan oleh plasenta.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar